Rabu, 27 Juli 2011

PERFORMA GIRI HARJA 3 DAN PUTRA GIRI HARJA 3

Pada pementasannya, Giri Harja 3 dan Putra Giri Harja 3 selalu menampilkan dan menyampaikan sesuatu yang aktual dan dikenal masyarakat. Hal ini dilakukan agar penampilan wayang golek dari segi cerita tetap menarik untuk dinikmati.

Banyak hal menarik yang dapat diungkapkan seputar penampilan Giri Harja 3 dan Putra Giri Harja 3, diantaranya, untuk tetap melestarikan kesenian wayang golek serta menghindari kejenuhan massa penikmat kesenian wayang golek, Giri Harja 3 dan Putra Giri Harja 3 tidak pernah berhenti mencari informasi-informasi penting yang berhubungan dengan berbagai hal, baik melalui media cetak, media elektronik, maupun berhubungan langsung dengan berbagai kalangan, pejabat pemerintah, pengusaha, petani, pedagang, dan golongan masyarakat lainnya.

Berbagai informasi yang didapat kemudian diolah dan disampaikan kembali melalui pagelaran wayang golek. Hal ini tidak terlepas dari esensi sebuah pementasan wayang golek bahwa dalam pementasannya mengandung berbagai unsur (politik, agama, sosial, ekonomi, kenegaraan, dsb).

Pementasan wayang golek selain bertujuan untuk menghibur, mendidik masyarakat dengan hal-hal yang positif juga sebagai media penyampai informasi, misalnya tentang program pemerintah untuk kepentingan masyarakat, aspirasi masyarakat untuk pemerintah, juga sebagai ajang promosi produk dari para sponsor.

Berbagai hal yang disebutkan tadi menjadikan suatu pagelaran wayang golek semakin menarik untuk dinikmati. Dari segi cerita, Giri Harja 3 dan Putra Giri Harja 3 selalu berapresiasi dengan situasi yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Pada umumnya, pementasan wayang golek mengisahkan cerita Ramayana dan Mahabrata. Dengan kepiawaian seorang dalang dan kekompakan diantara para nayaga (wiyaga), kejadian aktual yang terjadi dapat diaplikasikan pada kedua cerita ini (Ramayana & Mahabrata)

Selain kemahiran membangun cerita, Giri Harja 3 dan Putra Giri Harja 3 juga selalu melakukan pengembangan dalam musik dan lagu-lagu yang mendukung pagelarannya. Hal ini dapat dirasakan pada perkembangan musik wayang golek dengan grup lain di luar Giri Harja. Giri Harja 3 dan Putra Giri Harja 3 mengembangkan musik secara dinamis sesuai dengan segmen cerita yang sedang berlangsung untuk mendukung dramatisasi cerita.

Tidak ada komentar: